Alfamart vs Indomaret! Siapa Lebih Kaya?

Alfamart vs Indomaret! Siapa Lebih Kaya?

Apakah Anda sering mampir alfamart untuk beli minuman ringan? atau Anda sering mampir ke indomaret untuk beli pulsa atau bayar tagihan?

Pernahkah Anda bertanya-tanya siapa pemiliki 2 waralaba minimarket tersukses Indonesia ini?

Kenapa Indomaret dan Alfamart bisa terus sukses menjamur seperti sekarang?


PrimaPlastindo.co.id, JAKARTA—Rivalitas antara Indomaret dan Alfamart memang sudah terkenal sekali, kita bisa lihat dimana ada gerai Indomaret, tidak jauh dari situ pasti ada Alfamart, tidak jarang bahkan suka hadap2an atau samping-sampingan posisi gerainya.

Indomaret dan Alfamart memang adalah 2 jaringan ritel minimarket yang terbesar di Indonesia, dengan puluhan ribu gerai yang tersebar di seluruh Indonesia.

Bagaimana sejarah rivalitas antara Indomaret dan Alfamart ini terjadi?

Sebenarnya, Indomaret lah yang paling awal lebih dulu berdiri dengan toko pertamanya di tahun 1988 di Ancol Jakarta Utara,

Sedangkan Alfamart baru hadir dan membuka toko pertama mereka pada Oktober 1989 di daerah Karawaci, Tangerang.

Sejak saat itu, toko-toko atau gerai-gerai mereka terus bermunculan dan menjamur di berbagai daerah, hingga di tahun 2018, jumlah gerai

Alfamart sudah mencapai 13.400 gerai, dan indomaret sudah tercatat lebih dari 15.300 gerai – dan angka-angka ini masih terus bertambah sampai sekarang.

Menurut pusat riset Nielsen, Alfamart dan Indomaret ini adalah pemimpin pasar minimarket di Indonesia, dengan pangsa pasar gabungan hingga 87%.

Memang ada banyak jaringan ritel kecil yang berupaya meniru dan mengejar kesuksesan Alfamart dan Indomaret, namun kelihatannya dominasi pasar kedua jaringan retail raksasa ini sulit ditumbangkan.

Apakah Anda tahu siapa pemilik kedua jaringan ritel minimarket yang menjamur di Indonesia ini? Siapa yang lebih kaya pemilik Indomaret atau Alfamart?

Pertama, Indomaret. Anthoni Salim – beliau adalah orang di balik besarnya perusahaan jaringan retail Indomaret. Nama ini terdengar tidak asing di telinga banyak pelaku bisnis, karena memang selain Indomaret, Anthoni Salim juga adalah sosok di balik besarnya nama Indofood dan Indomie, tidak heran kalau beliau adalah salah satu orang terkaya di Indonesia.

Tahukah anda seberapa besar pendapatan dari jaringan Indomaret di seluruh Indonesia?
dari laporan publik PT Indoritel Makmur Internasional, tahun 2021 lalu, pendapatan Indomaret menembus angka 90 Triliun Rupiah, membuat Grup Indofood milik Anthoni Salim bisa meraup laba hingga Triliunan rupiah juga.

 

 

Lalu Alfamart, pemilik dan sosok di balik besarnya nama Alfamart ini adalah Djoko Susanto, yang juga seperti Anthoni Salim, adalah salah satu Taipan alias orang terkaya di Indonesia, dengan jumlah harta kekayaan yang dicatat Forbes hingga mencapai 21,75 Triliun Rupiah.
Kenapa Alfamart dan Indomaret bisa sangat sukses menjamur?

Kita tahu, di tahun 2021 lalu supermarket Giant resmi tutup, dan supermarket Hero juga banyak menutup Gerai mereka, disusul penutupan beberapa gerai jaringan hipermarket, seperti Hypermart dan Carrefour – yang jelas-jelas menawarkan harga barang yang jauh lebih bersaing daripada Alfamart dan Indomaret. Lantas kenapa mereka berdua yang malah booming?

Menurut Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Retail Indonesia (Aprindo) Roy N. Mandey, alasan yang pertama adalah behavior masyarakat sudah berubah, kebanyakan membeli sesuai kebutuhan saja, dan alasan kedua adalah lokasi gerai yang tersebar dan mudah dijangkau dari rumah dan tempat kerja.

Memang perkembangan dunia digital saat ini membuat masyarakat lebih terbiasa dengan segala sesuatu yang praktis dan cepat, dan berbelanja di Alfamart serta Indomaret memang lebih praktis dan cepat – tidak perlu repot parkir jauh, barang-barang yang dijual juga lengkap, antri kasir tidak lama – belanja hanya butuh waktu 5-10 menit, sangat jauh beda durasi dengan berbelanja di supermarket dengan hipermarket.

Alfamart dan Indomaret tahu betul keunggulan mereka dalam hal ini, dan berhasil mereka manfaatkan dengan maksimal – apalagi mereka juga lihai memainkan ‘jurus rahasia’ mereka di tiap gerai, yang adalah impulse buying, atau keinginan membeli yang mendadak.

‘Jurus rahasia’ ini sering mereka lancarkan dengan memberikan promo-promo diskon pada beberapa barang yang berganti-ganti, dan juga dengan susunan rak barang yang rapi dan strategis, sehingga membuat pembeli yang tadinya mungkin hanya mau beli sabun jadi tergiur melihat-lihat dan membeli makanan ringan yang menggoda mata dan disusun dengan sangat apik.

Alfamart dan Indomaret juga dengan cerdas menyediakan fasilitas yang praktis dan dengan cermat membangun suasana ramah untuk pembeli, sehingga membuat orang yang mungkin mampir sekedar hanya untuk numpang ke WC atau ambil uang di ATM, jadi terdorong untuk membeli sesuatu.

Itu adalah hal-hal yang membuat Alfamart dan indomaret sukses menjamur gerai-gerainya saat ini, dan sangat diminati oleh banyak pembeli.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah A   nda lebih sering belanja di Alfamart atau di Indomaret?



Whatsapp kami
1
Butuh Info?
Halo!
Butuh informasi harga biji plastik apa anda hari ini?