Harga BBM Naik, Harga Biji Plastik Ikutan Naik?

Harga BBM Naik, Harga Biji Plastik Ikutan Naik?

Permintaan makin naik, harga Stirena Asia semakin terdongkrak.

Bagaimana level harganya?
Bagaimana efeknya pada harga biji plastik?


PrimaPlastindo.co.id, JAKARTAβ€”People’s Bank of China baru saja memutuskan untuk memangkas suku bunga mereka guna merangsang pertumbuhan ekonomi lokal, dan hal ini membuat permintaan akan Stirena meningkat dan menguat, maka tidak heran kalau harganya naik.

Harga spot Stirena saat ini ditawarkan pada level harga 1233.5 Dolar per ton dari sebelumnya ditawarkan pada 1181 Dolar per ton – naik hingga 53 Dollar per tonnya.

Di sisi lain, menguatnya harga spot Stirena ini juga tidak lepas dari upaya banyak produsen untuk menahan produksi mereka selama ini, sehingga jumlah pasokan dan harganya di pasar dapat terkendali.

Seperti Hanhwa Total di Korea Selatan, yang saat ini masih menahan tingkat produksi mereka di 80% saja, disusu oleh LG Chemicals yang beroperasi hanya 80-90%an saja.

Tidak hanya di Korea, di Indonesia pun sama. Produsen Stirena tunggal Indonesia, Chandra Asri, juga sudah memangkas produksi pabrik SM mereka sebesar 250.000 ton per tahun, disusul oleh produsen Malaysia, Idemitsu Styrene Monomer yang memangkas produksi mereka hingga 240.000 ton per tahun

Apakah hanya Stirena aja yang naik harganya? bagaimana dengan Etilena dan Propilena?

Tidak hanya Stirena sebenarnya, harga etilena Asia juga pulih dengan dramatis di awal September ini, termasuk harga Propilena juga, yang sempat tergelincir di akhir Agustus 2022, namun sekarang sudah naik tajam kembali.

Seperti apa harganya?
Harga Spot Etilena dilaporkan naik 100 Dolar per ton di minggu pertama September 2022, dan ditawarkan pada harga 1020 Dolar per tonnya di wilayah Asia Tenggara

Sedangkan harga spot propilena, naiknya sekitar 70 Dolar per ton, sehingga pada akhirnya diperdagangkan pada harga 1010 Dollar per ton.
Sama seperti pabrik-pabrik produsen Stirena, produsen Cracker di Korea Selatan, seperti Lotte CHimecal juga memangkas jumlah produksi mereka hingga 70-90 %, untuk dapat mengendalikan pasar dan mengereka naik harga Etilena dan Propilena.

Naiknya harga Stirena, Etilena, dan juga Propilena secara signifikan di wilayah Asia ini sudah pasti akan berefek besar pada harga biji plastik PS dan PP, kelihatannya lonjakan harga tersebut akan segera tercermin pada harga plastik PS dan PP dalam waktu dekat.

Apalagi dengan naiknya harga BBM di Indonesia yang akan mendorong naik laju inflasi, harga komoditas plastik tentu juga akan meroket naik.



Whatsapp kami
1
Butuh Info?
Halo!
Butuh informasi harga biji plastik apa anda hari ini?