Tajir Melintir! Ini Dia Sosok Pendiri Shopee!

Tajir Melintir! Ini Dia Sosok Pendiri Shopee!

Belanja online, bayar tagihan, hingga pesan antar makanan bisa Anda lakukan di Shopee.

Siapa sosok di balik e-commerce yang populer di Asia Tenggara ini?

Bagaimana kisah perjalanannya sampai mendirikan shopee?

Seberapa kaya mereka karena Shopee ini?


PrimaPlastindo.co.id, JAKARTAβ€”Shopee merupakan salah satu marketplace yang menguasai pasar di Asia Tenggara seperti Indonesia, Singapura, Thailand, Malaysia, Filipina, dan juga Taiwan.

Tak hanya menjadi penyedia lapak bagi para pedagang, Shopee juga menjual produk mereka sendiri yang dikirim dari luar negeri dengan harga murah, lengkap dengan gratis ongkir dan diskon2 .

Tak heran jika ecommerce yang satu ini banyak diminati.

Di dalam sejarahnya berdirinya Shopee, ada dua sosok yang dianggap sebagai pemilik dan pendiri platform belanja online ini. Siapa mereka?

Mereka adalah Chris Feng dan Forrest Li.

Siapakah Chris Feng dan Forrest Li dan bagaimana perjalanan karier mereka hingga mendirikan Shopee?

Chris Feng berasal dari Singapura dan sempat melanjutkan pendidikan di Stanford University, Amerika.

Sebelum memulai Shopee, Chris Feng diketahui sudah bekerja selama 7 tahun di perusahaan konsultan manajemen di Jerman, dan kemudian pindah menjadi Direktur

Pelaksana Regional Zalora untuk wilayah Asia Tenggara.

Tak hanya itu, Chris Feng juga pernah menjadi Chief Purchasing Officer di Lazada Asia Tenggara selama tiga tahun.

Dari ZALORA ke LAZADA, kelihatannya ini membuat pengalaman Chris Feng berkecimpung di dunia e-commerce jadi makin melimpah.

Tapi setelahnya, Chris malah memutuskan bergabung dengan perusahaan game online dulu, yang bernama Garena, yang berada di bawah naungan perusahaan SEA Ltd milik Forrest Li.

Di perusahaan ini, Chris Feng menjabat sebagai Head of Mobile Garena.

Nah ini lah awal pertemuan dan kerjasama Chris Feng dan Forrest Li yang akan melahirkan Shopee nantinya.

Forrest Li sendiri adalah salah satu orang terkaya di Singapura. Harta kekayaan Li tercatat Forbes mencapai USD 13,2 miliar atau sekitar 193 triliun rupiah – salah satu Crazy Rich Asian kelihatannya si Forrest Li ini.

Tapi meskipun kaya, beliau ini pernah menjadi karyawan dan bekerja di Viacom Media Networks, setelah itu pindah ke Motorola Networks di Shanghai, dan pernah juga bekerja di perusahaan produsen kaca terkemuka yakni Corning Inc. – ya, betul, ini adalah perusahaan produsen Gorilla Glass yang dipakai di handphone-handphone.

Baru pada tahun 2005, Li terinspirasi dari Steve Jobs dan mulai mendirikan perusahaan sendiri. Awalnya, Ia coba mendirikan GG Games di Singapura dan mencoba peruntungan berbisnis game online. Sayangnya, bisnis game online ini tidak berhasil.

Tapi tak berhenti dalam kegagalan itu, Li bersama beberapa rekannya sukses mendirikan Garena yang kini dikenal sebagai SEA Limited.

Lantas bagaimana Chris Feng dan Forrest Li kemudian mendirikan shopee?

Setelah satu tahun bekerja sebagai Head of Mobile Business Garena, Chris Feng dan Forrest Li memutuskan untuk mendirikan marketplace yang diberi nama Shopee di Singapura pada tahun 2015.

Marketplace ini mengusung konsep awal berbentuk consumer to consumer (C2C) – menjembatani penjual langsung dengan pembeli. Tapi, Seiring berjalannya waktu konsep Shopee berubah menjadi hybrid C2C dan business to consumer (B2C) – makanya lebih banyak brand yang masuk dan berjualan secara resmi di Shopee ini.

Nah kenapa Indonesia kelihatannya istimewa untuk Shopee?

Shopee resmi masuk ke Indonesia pada tangga 1 Desember 2015.

Chris Feng memang sengaja menargetkan Indonesia karena memiliki populasi penduduk yang sangat besar di Asia Tenggara – ini pasar yang sangat menggiurkan untuk Shopee, walaupun harus bersaing ketat dengan Tokopedia.

Awal mula Shopee muncul di Indonesia, aplikasinya sudah diunduh oleh 1 juta pengguna dalam kurun waktu empat tahun saja. Hingga sekarang, Shopee sudah berhasil diunduh oleh lebih dari 72,9 juta pengguna – hampir mencapai sepertiga jumlah penduduk di Indonesia!

Pada tahun 2019, Shopee telah sukses menggeser marketplace Tokopedia sebagai salah satu platform belanja online yang paling populer di Indonesia.

Dan di tahun 2020, pengunjung Shopee mencapai 2 milyar dan mencatatkan pendapatan hingga 130 Triliun Rupiah di tahun 2022 ini – angka yang luar biasa fantastis, bisa dibayangkan kekayaan yang diperoleh Chris Feng dan Forrest Li dari Shopee ini.



Whatsapp kami
1
Butuh Info?
Halo!
Butuh informasi harga biji plastik apa anda hari ini?